Pendiri Facebook: Privasi Bukan Lagi Norma Sosial

Pendiri Facebook Mark Zuckerberg menyatakan, privasi bukan lagi norma sosial seiring makin menjamurnya layanan jejaring sosial di dunia maya. Hal tersebut diungkapkan dalam penganugerahan Crunchie Awards di San Francisco, akhir pekan lalu.

“Orang semakin nyaman tidak hanya karena berbagi informasi yang sekamin banyak dan bermacam hal lain, tetapi juga karena semakin terbuka dan semakin banyak orang lain,” ujar Zuckerberg yang kini baru berusia 25 tahun itu seperti dilansir situs Telegraph. Menurutnya, privasi sebagai norma sosial telah mengalami evolusi.

Ia mengatakan, saat mulai mengembangkan Facebook di asrama mahasiswa Harvard, banyak orang yang bertanya apa perlunya membagi semua informasi di internet dan buat apa memiliki situs web pribadi. Namun, 5-6 tahun kemudian, ternyata blog begitu menjamur berikut berbagai layanan online untuk saling berbagi informasi.

Pernyataan tentang privasi itu disampaikannya tak lama setelah Facebook melakukan perubahan aturan main yang membebankan masalah pengaturan privasi kepada pengguna. Sejak akhir Desember 2009, semua status pengguna Facebook dinyatakan terbuka, kecuali penggunanya mengganti pengaturan menjadi privat.
Sebagai pilihan, tersedia fitur untuk mengingatkan pengguna, baik baru maupun lama agar memperketat setting privasi. Pengaturan tersebut juga dapat dilakukan untuk setiap konten yang diunggah, baik foto maupun video.

Meski fitur tersebut sudah disediakan, langkah Facebook mendapat penentangan. Aktivis hak pengguna internet menilai langkah Facebook lebih banyak membiarkan privasi orang terbuka ke internet tanpa menyadarinya.

Perubahan aturan main ini menyusul kesepakatan Facebook dengan Google dan Microsoft. Semua status pengguan Facebook yang tidak diatur privat akan diindeks Google dan Bing sehingga dapat muncul dalam hasil pencarian kedua layanan tersebut secara real time.

Zuckerberg mengakui, mengubah aturan privasi untuk 350 juta pengguna Facebook saat ini bukanlah hal yang bisa dilakukan kebanyakan perusahaan. Namun menurutnya, Facebook harus melakukan hal itu demi menyesuaikan dengan norma sosial yang berlaku saat ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: